Kamis, 17 Mei 2012

Teknologi Digitalisasi


Dalam aplikasi multimedia sinyal video harus diubah ke dalam bentuk digital
agar dapat disimpan dalam memory komputer dan dapat dilakukan
pengeditan.
- Sampling rate: mencari nilai resolusi horisontal, vertikal, frame rate
untuk disample.
- Quantization: melakukan pengubahan sampling sinyal analog ke digital.
- Digitalisasi warna video: semakin banyak warna yang diwakilkan, maka
semakin baik resolusi warnanya dan ukuran kapasitasnya juga makin
besar.



Dalam sistem TV digital proses digitasi ketiga komponen warna dilakukan
sebelum ditransmisikan. Proses pengeditan dan operasi lain dapat dilakukan dengan cepat dibutuhkan resolusi yang sama untuk ketiga sinyal.
Beberapa jenis VGA untuk video digital:
- CGA (Color Graphics Array):
o Menampung 4 colors dengan resolusi 320 pixels x 200 pixels.
- EGA (Enhanced Graphics Array)
o Menampung 16 colors dengan resolusi 640 pixels x 350 pixels.
- VGA (Video Graphics Array)
o Menampung 256 colors dengan resolusi 640 pixels x 480 pixels.
- XGA (Extended Graphics Array)
o Menampung 65000 colors dengan resolusi 640 x 480
o Menampung 256 colors dengan resolusi 1024 x 768
- SVGA (Super VGA)
o Menampung 16 juta warna dengan resolusi 1024 x 768
FORMAT 4:2:2
o Digunakan pada studio TV
o Menggunakan sistem non-interlaced scanning
o Rekomendasi CCIR-601
(Committee for International Radiocommunications)
o Sampling rate : 13.5 MHz
o Resolusi
o Jumlah bit per sample sebesar 8 bit (sesuai dengan 256 interval
kuantisasi)
FORMAT 4:2:0
o Digunakan pada digital video broadcast
o Menggunakan sistem interlaced scanning
o Resolusi
Beberapa format video:
- Digital Video Compressed
o CCIR-601 untuk broadcast tv.
o MPEG-4 untuk video online
o MPEG-2 untuk DVD dan SVCD
o MPEG-1 untuk VCD
- Analog / Tapes Video
o Betacam: format untuk broadcast dengan kualitas tertinggi.
o DV dan miniDV untuk camcorder
o Digital8 dibuat oleh Sony tahun 1990-an, mampu menyimpan
video selama 60-90 menit.
Hitachi Digital8 Camcorder
ASF (Advanced System Format)
- Dibuat oleh Microsoft sebagai standar audio/video streaming format
- Bagian dari Windows Media framework
- Format ini tidak menspesifikasikan bagaimana video atau audio harus
di encode, tetapi sebagai gantinya menspesifikasikan struktur
video/audio stream. Berarti ASF dapat diencode dengan codec apapun.
- Dapat memainkan audio/video dari streaming media server, HTTP
server, maupun lokal.
- Beberapa contoh format ASF lain adalah WMA dan WMV dari Microsoft.
- Dapat berisi metadata seperti layaknya ID3 pada MP3
- ASF memiliki MIME “type application/vnd.ms-asf” atau “video/x-ms-asf”.
- Software : Windows Media Player
MOV (Quick Time)
- Dibuat oleh Apple
- Bersifat lintas platform.
- Banyak digunakan untuk transmisi data di Internet.
- Software: QuickTime
- Memiliki beberapa track yang terdiri dari auido, video, images, dan text
sehingga masing-masing track dapat terdiri dari file-file yang terpisah.
MPEG (Motion Picture Expert Group)
- Merupakan file terkompresi lossy.
- MPEG-1 untuk format VCD dengan audio berformat MP3.
- MPEG-1 terdiri dari beberapa bagian:
o Synchronization and multiplexing of video and audio.
o Compression codec for non-interlaced video signals.
o Compression codec for perceptual coding of audio signals.
MP1 or MPEG-1 Part 3 Layer 1 (MPEG-1 Audio Layer 1)
􀂃 MP2 or MPEG-1 Part 3 Layer 2 (MPEG-1 Audio Layer 2)
􀂃 MP3 or MPEG-1 Part 3 Layer 3 (MPEG-1 Audio Layer 3)
o Procedures for testing conformance.
o Reference software
- MPEG-1 beresoluasi 352x240.
- MPEG-1 hanya mensupport progressive scan video.
- MPEG-2 digunakan untuk broadcast, siaran untuk direct-satelit dan
cable tv.
- MPEG-2 support interlaced format.
- MPEG-2 digunakan dalam/pada HDTV dan DVD video disc.
- MPEG-4 digunakan untuk streaming, CD distribution, videophone dan
broadcast television.
- MPEG-4 mendukung digital rights management.
DivX
- Salah satu video codec yang diciptakan oleh DivX Inc.
- Terkenal dengan ukuran filenya yang kecil karena menggunakan
MPEG4 Part 2 compression.
- Versi pertamanya yaitu versi 3.11 diberi nama “DivX ;-)”
- DivX bersifat closed source sedangkan untuk versi open sourcenya
adalah XviD yang mampu berjalan juga di Linux.
Windows Media Video (WMV)
- Codec milik Microsoft yang berbasis pada MPEG4 part 2
- Software: Windows Media Player, Mplayer, FFmpeg.
- WMV merupakan gabungan dari AVI dan WMA yang terkompres, dapat
berekstensi wmv, avi, atau asf.
Software: QuickTime, Windows Media Player, ZoomPlayer, DivXPro,
RealOne Player, Xing Mpeg Player, PowerDVD.

Rabu, 09 Mei 2012

Alat-Alat Pertelevisian

Video Recording
berfungsi merekam dan melihat rekaman pada proses produksi, dapat juga digunakan untuk meng-capture (mengubah rekaman dari kaset pita ke digital). Format yang digunakan, antara lain VHS, S-VHS, dan MiniDV

Satelit Transmisi
Transmisi satelit menjadi penting dalam penyiaran televisi. Ada dua terminal melengkapi sistem satelit, terminal pertama untuk mengirimkan signal transmisi ke satelit (uplink) dan terminal kedua mengurus penerimaan signal dari satelit (downlink) atau disebut juga TVRO (Television Receiving Only) yang dipakai di rumah-rumah, yakni antene parabola. Materi siaran dari MCR melalui uplink dikirimkan ke satelit. Kemudian signal diterima di satelit dan dikirimkan atau dipancarkan kembali (downlink) ke relay televisi tersebut.

Set top Box Decoder
decoder set top box yang sekurangnya memiliki 3 fungsi utama, yakni sebagai penangkap siaran analog menjadi digital, lengkap dengan early warning system dan memiliki sistem pendata jenis siaran yang disukai masyarakat.

Perbedaan TV analog dengan digital


Perbedaan TV analog dengan digital

Transisi dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital.

Namun, jika ingin tetap menggunakan pesawat penerima televisi analog, penyiaran digital dapat ditangkap dengan alat tambahan yang disebut rangkaian konverter (Set Top Box). Sinyal siaran digital diubah oleh rangkaian konverter menjadi sinyal analog, dengan demikian pengguna pesawat penerima televisi analog tetap bisa menikmati siaran televisi digital. Dengan cara ini secara perlahan-lahan akan beralih ke teknologi siaran TV digital tanpa terputus layanan siaran yang digunakan selama ini.

Proses transisi yang berjalan secara perlahan dapat meminimalkan risiko kerugian terutama yang dihadapi oleh operator televisi dan masyarakat. Resiko tersebut antara lain berupa informasi mengenai program siaran dan perangkat tambahan yang harus dipasang tersebut. Sebelum masyarakat mampu mengganti televisi analognya menjadi televisi digital, masyarakat menerima siaran analog dari pemancar televisi yang menyiarkan siaran televisi digital.

Bagi operator televisi, risiko kerugian berasal dari biaya membangun infrastruktur televisi digital terestrial yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun infrastruktur televisi analog. Operator televisi dapat memanfaatkan infrastruktur penyiaran yang telah dibangunnya selama ini seperti studio, bangunan, sumber daya manusia dan lain sebagainya.

Apabila operator televisi dapat menerapkan pola kerja dengan calon penyelenggara TV digital. Penerapan pola kerja dengan calon penyelenggara digital pada akhirnya menyebabkan operator televisi tidak dihadapkan pada risiko yang berlebihan. Di kemudian hari, penyelenggara penyiaran televisi digital dapat dibedakan ke dalam dua posisi yaitu menjadi penyedia jaringan, serta penyedia isi.

Perpindahan dari sinyal analog ke sinyal digital sudah dilakukan di sejumlah negara maju beberapa tahun yang lalu. Di Jerman, proyek penggunaan sinyal digital dimulai sejak tahun 2003 di Berlin dan tahun 2005 di Muenchen. Sementara Perancis dan Inggris telah menghentikan secara total siaran televisi analog mereka.

Di Amerika Serikat, melalui Undang-Undang Pengurangan Defisit tahun 2005 yang telah disetujui oleh Kongres, setiap stasiun televisi lokal yang berdaya penuh diminta untuk mematikan saluran analog mereka pada tanggal 17 Februari 2009 dan meneruskan siaran dalam bentuk digital secara eksklusif. Sementara Jepang akan memulai siaran televisi digital secara massal pada tahun 2011.



Perbedaan TV Digital dan TV Analog hanyalah perbedaan pada sistim tranmisi pancarannya.
TV analog : dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekwensi Carrier
TV digital : data gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan

Jika TV analog signalnya lemah (semisal problem pada antena) maka gambar yang diterima akan banyak ‘semut’
pada TV digital yang terjadi adalah bukan ‘semut’ melainkan gambar yang lengket seperti kalau kita menonton VCD yang rusak.

kalau pada TV analog satu pemancar dengan pemancar lainnya harus dengan frekwensi berbeda.
jika dengan mode Digital, satu frekwensi bisa memancarkan banyak siaran TV.

sumber : yahoo

saya rasa masih ada lagi perbedaan-perbedaan antara TV digital dengan analog.

Keunggulan tv digital :
-High Definition. 5~6 kali lebih halus dibanding televisi analog
-Finest sound. Kemampuan mereproduksi suara seperti sumber aslinya
-Multifunction. Memberi kemampuan untuk merekam dan mengedit siaran
-Multichannel (satu saluran dapat diisi lebih dari 5 program yang berbeda)








Apa Beda Resolusi HDTV 720p, 1080i dan 1080p?

Televisi defenisi tinggi (HDTV) adalah format resolusi tertinggi untuk televisi digital. HDTV memiliki aspect ratio 16:9, yang sama seperti pada layar bioskop. HDTV memiliki berbagai kelebihan dibandingkan format analog TV biasa, yaitu layar lebar (wide screen) dan resolusi yang tinggi.
esolusi adalah kunci utama larisnya HDTV. Resolusi HDTV terdiri dari 720p, 1080i dan 1080p – angka mewakili jumlah garis yang menciptakan gambar, dan huruf mewakili tipe scan yang digunakan TV untuk menampilkan gambar.
Resolusi sangat berpengaruh karena semakin banyak garis berarti semakin baik gambar yang dihasilkan. Konsep ini sama seperti bagaimana dpi menentukan hasil print pada foto digital.
Format HDTV mana yang lebih baik — 720p, 1080i, atau 1080p?
Dulu sebelum masa HDTV, televisi hanya mampu menghasilkan 480 garis. Sekarang, HDTV mampu menghasilkan 720 garis dan yang tertinggi 1080 garis. Karena semakin banyak garis berarti semakin bagus gambarnya, HDTV memiliki gambar yang jauh lebih baik dari TV analog.
Semakin banyak garis itu bagus tetapi jangan lupakan huruf ‘p’ dan ‘i’ pada 720p, 1080i dan 1080p. Huruf ini adalah singkatan dari jenis scanning yang digunakan TV — ‘p‘ singkatan dari progressive dan ‘i‘ singkatan dari interlaced.
Scan Progressive lebih baik disbanding interlaced karena dapat memproses gambar secepat 2x. Scan rate yang lebih cepat menghasilkan kejernihan dan warna yang lebih baik.
Perbedaan 720p dan 1080i sangat kecil tetapi industri TV lebih banyak menggunakan 720p dibanding 1080i. Jadi, membeli HDTV beresolusi 720p lebih disarankan daripada HDTV 1080i.
Untuk 1080p, tidak diragukan lagi kalau 1080p adalah resolusi terbaik yang ada di pasaran saat ini. Tapi begitupun, hanya ada perbedaan kecil atau tidak sama sekali dalam hal kualitas gambar antara 1080p dan 720p pada ukuran layar 32″.

Minggu, 06 Mei 2012

Chanel TV

Pada awal tahun 1990-an pemerintah menyediakan 7 channel(kanal) frekuensi disetiap wilayah di Indonesia, namun dikarenakan banyak bemunculan stasiun TV swasta akhirnya sekitar tahun 1998 channel TV ditambah menjadi 11 channel untuk daerah Jakarta. Namun karena banyaknya TV swasta dan banyaknya lokasi tower pemancar yang ada di wilayah Jakarta pelayanan pemancar antara TV pemerintah dengan TV swasta jadi tumpang tindih. Sehingga pada saat itu pemerintah memutuskan untuk melakukan pembatasan kanal frekuensi UHF TV dan pengelompokan channel UHF agar tidak terjadi benturan antara stasiun TV satu dengan yang lainnya.

Di indonesia pada saat ini terdapat sekitar 41 channel UHF yaitu dari channel 22 sampai dengan channel 63. Kombinasi pembagian channelnya yaitu ganjil dan genap, pengelompokannya adalah sebagai berikut :
Group A : 22Ch.UHF,24Ch.UHF,26Ch.UHF,28Ch.UHF,30Ch.UHF,32Ch.UHF,34Ch.UHF.
Group B : 36Ch.UHF,38Ch.UHF,40Ch.UHF,42Ch.UHF,44Ch.UHF,46Ch.UHF,48Ch.UHF.
Group C : 50Ch.UHF,52Ch.UHF,54Ch.UHF,56Ch.UHF,58Ch.UHF,60Ch.UHF,62Ch.UHF.
Group D : 23Ch.UHF,25Ch.UHF,27Ch.UHF,29Ch.UHF,31Ch.UHF,33Ch.UHF,35Ch.UHF.
Group E : 37Ch.UHF,39Ch.UHF,41Ch.UHF,43Ch.UHF, 45Ch.UHF,47Ch.UHF,49Ch.UHF.
Group F : 51Ch.UHF,53Ch.UHF,55Ch.UHF,57Ch.UHF,59Ch.UHF,61Ch.UHF,63Ch.UHF.

Berdasarkan pengelompokan channel UHF tersebut dpat disimpulkan bahwa tiap channel group hanya boleh menggunakan 7 channel Frekuensi yang berbeda di suatu wilayah, apabila masih ingin menambah channel maka bisa negosiasi dengan wilayah perbatasan yang terdapat sisa channel frekuensinya sehingga benturan antara layanan televisi tidak terjadi.

Beda Teknologi 720p dan 1080p
Standar televisi yang ada pada saat ini antara lain adalah SDTV,EDTV dan HDTV, perbedaan yang terdapat pada standar TV tersebut adalah pada resolusinya, untuk lebih mengetahuinya berikut adalah data resolusi pada masing-masing standar TV tersebut :

Standard Devinition Television (SDTV)
NTSC (National Television System Comittee) standar menggunakan sistem analog 486i split menjadi dua interlaced fields dari 243 lines.
PAL(Phase Alternating Line) 720 × 576 dibagi menjadi dua bidang interlaced 288 baris

Enhanced DevinitionTelevision (EDTV)
480p mempunyai ukuran 720 x 480 progressive scan
576p mempunyai ukuran 720 x 576 progressive scan

INDOVISION Vs TELKOMVISION

Ada bermacam macam penyedia TVdigital di Indonesia ada yang gratis dan ada pula yang berbayar. Ada yang berlangganan prabayar ada pula yang berlangganan pascabayar, dari TV kabel sampai TV satelit bahkan ada juga yang sudah menggunakan teknologi IPTV(Internet Protocol Television).
Kali ini saya akan mencoba mereview penyedia layanan TV Berlangganan yang populer di Indonesia yaitu INDOVISION dan TELKOMVISION. Yang pertama saya akan membahas Indovision dulu secara Indovision lebih tua dibandingkan Telkomvision.


INDOVISION


Indovision merupakan penyedia layanan TV berlangganan yang didirikan oleh PT MNC sky Vision yang sudah berdiri sejak tahun 1988. Indovision secara resmi dilaunching pada tahun 1994 tepatnya pada bulan Januari. PT MNC tidak hanya mendirikan Indovision saja tetapi juga mendirikan bisnis yang serupa yaitu OkeVision dan TopTV.
Indovision memiliki saluran TV internasional andalan yaitu HBO,ESPN,DISCOVERY CHANNEL,CARTOON NETWORK dan CNN. Untuk menikmati layanan Indovision dibutuhkan hardware berupa :
  1. Decoder Digital.
  2. Viewing Card.
  3. LNB-F.
  4. 2F Konektor.
  5. Kabel 20 Meter.
  6. Remote TV.
  7. Parabola mini.

Semua hardware tersebut dipinjamkan oleh pihak Indovision dengan membayar biaya administrasi dan biaya sewa bulan pertama.
Adapun channel tv yang disediakan adalah sbb :
HBO signature,HBO,Max(cinemax),HBO family,HBO hits,FOX movies premium, Fox family movies, MGM channel, Thrill, celestial movies,RED,baby TV,Cbeebies, Disney junior,JimJam,disney channel,Cartoonnetwork,Boomerang,KidsCo,Nickelodeon,Yoyotv asia, LIFE,Rcti,Global Tv, MNC tv,SINDOtv,MNCnews,MNC entertainment, Metro Tv,Trans Tv,ANtv,SCTV,Trans7,Indosiar,TVRI,TVone,MNC Liefstyle,MNC Business,MNC Music,MNC Muslim,Vision Comedy, Vision 2 drama, 8 International, Fox crime, FOX,AXN,BeTV,STAR World,Animax, Universal Channel,FX, Sony Entertaint Television,KIX,Diva Universal,WarnerTv,SET One,Syfy Universal,BBC Knowledge,Discovery channel,National Geographic Channel,Animal planet, Nat geo wild,Discovery scienceHistory,Bio,Crime & Investigation Network, Discovery turbo, Ginx TV, Asian Food, Thestyle network,E! , Fashion tv, life inspired channel discovery home&health natgeo adventure,TLC,I-concert, nat geo music, trace tv, mnc sport 1, mnc sport 2, espn, star sports, euro sports,golf channel, channel news asia, aljazeera english, bbc world news, cnn international news,euronews, fox news, sky nes international, cnbc asia,bloomberg television australia networkarirang tv,cctv news, kbs world nhk world, russia today, tv5monde asie, dw-tv asia, cctv-4,hbo hd, fox movies premium hd, espn hd, natgeo channel hd,i concerts hd, radio internet.


Untuk paket ada paket super galaxy biayanya 249 ribu paket galaxy biayanya 179 ribu sedangkan paket venus biayanya 149 ribu.


Sedangkan arsitekturnya sendiri Indovision menggunakan satelik Indostar II/Prostar II. Satelit Prostar II memiliki 32 transporter, termasuk 10 transponder aktif dan 3 transponder cadangan yang berfungsi sebagai penguat gelombang frekuensi S-Band.


Berikutnya adalah TELKOMVISION


Telkomvision merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam pelayanan tv berlangganan, dan juga merupakan anak dari perusahaan Telkom Indonesia. Pada tahun 1997 telkomvision didirikan oleh 4 perusahaan yaitu PT TELKOM, PT RCTI, PT Telekomindo dan PT Datakom Asia. Selain itu TelkomVision juga membuat jaringan affiliasi yang serupa tetapi dengan nama yang berbeda yaitu YesTV dan GrooviaTV. Untuk daftrar channel tv berlanggnan tidak jauh beda dengan Indovision tetapi nsaya akan menampilkan paket berlangganan dengan sistem voucher yang menurut saya sangat efisien.


Nama Paket paketnya adalah sebagai berikut :
  1. Pelangi : Channelnya ( MGM, Celestial Movies, FOX Movies Premium, arena dan juga stasiun lokal seperti Indosiar Antv MNC TV, RCTI ,SCTV,Trans & TRANS 7,TV One, Global TV dsb). Harganya 40 ribu /bulan.
  2. Pendidikan : Channelnya ( Cartoon Network, Jim Jam, Nat geo adventure, Nat Geo Wild, Nat Geo Channel, Discovery Channel,Animal Planet, Disney CHannel, Disney Junior, Alif TV dan stasiun lokal Indonesia.).Harganya 55 ribu / bulan
  3. Olahraga : Channelnya ( ESPN, Star Sports, Arena, Goal TV1, GOAL TV 2). Harganya75 ribu/ bulan
  4. COSMO : Channelnya ( Diva Universal, Fox movies premium, celestial movies,ESPN, star sports, nat geo adventure, discovery turbo, CNN,BBC, CNBC, nat geo channel,Arena, star world, Fox channel, asian food,TLC E! entertaintment, BEtv). Harganya 150 ribu/ bulan
  5. COMBO : Channelnya (ESPN, Star Sports, GoalTV 1, GoalTV 2, Arena, Nat Geo Adventure, Nat Geo Channel, Animal Planet, Nat Geo Wild, Discovery Turbo, Discovery Channel, CNN International, BBC World News, CNBC Asia, Channel [V], FX, AXN, BeTV, Animax, Asian Food Channel, Star World, TLC, E! Entertainment, FOX Crime, FOX Channel, Cartoon Network, JimJam, Disney Channel, Disney Junior, MGM, HBO, HBO Signature, MAX, Diva Universal, FOX Movies Premium, Celestial Movies, Alif TV).Harganya 250 ribu/ bulan.
Sedangkan arsitektur yang digunakan telkomvision adalah berbasis kabel dan satelit, satelit yang digunakan adalah satelit Telkom-1. Selain itu Telkom Vision juga mengembangkan produk baru yaitu IPTV, yaitu siaran televisi yang menggunakan internet protokol. Kelebihan nya juga tayangan telkomvision sudah mendukung HDTV.

Senin, 12 Maret 2012

Perbandingan Standar Image, Audio dan Video

Standarisasi Image (Gambar)

Standar kompresi pada gambar  adalah suatu standar yang dibuat oleh para peneliti dengan algoritma coding yang berbeda Secara umum terdapat dua teknik kompresi secara mendasar, yaitu:

         Lossy

Lossy compression membuat kapasitas file sebuah gambar menjadi kecil dengan cara menghilangkan beberapa informasi dari sebuah gambar yang asli. Teknik kompresi lossy merubah detail dan warna sebuah  file gambar menjadi lebih sederhana dan mempunyai kapasitas file menjadi lebih kecil tanpa terlihat perbedaan mencolok dari pandangan manusia.

         Lossless

Lossless compression, dari sisi yang lain adalah tehnik kompresi yang tidak pernah menghilangan semua informasi dari sebuah file gambar yang asli.

Dari teknik kompresi yang dasar tersebut para peneliti membuat suatu standar-standar baru dari teknik kompresi, antara lain : GIF, PNG, JPEG dan teknik kompresi yang dibuat pada melinium baru yaitu JPEG2000.

1. GIF

Graphic Interchange Format (GIF, dibaca jiff ,tetapi kebanyakan orang menyebutnya dengan giff) yang dibuat oleh Compuserve pada tahun 1987 untuk menyimpan berbagai gambar dengan format bitmap menjadi sebuah file yang mudah untuk diubah pada jaringan koputer. GIF adalah file format graphic yang paling tua pada Web, dan begitu dekatnya file format ini dengan web pada saat itu sehingga para Browser menggunakan format ini. GIF mendukung sampai 8 bit pixel , itu berarti maksimum jumlah warnanya 256 warna (28 = 256 warna), 4-pass interlacing, transparency dan mengunakan varian dari algoritma kompresi Lempel-Ziv Welch (LZW).

Terdapat dua tipe dari GIF, antara lain:

         GIF 87a: support dengan interlacing dan kapasitas dari beberapa file. Teknik ini dinamakan GIF87 karena pada tahun 1987 standar ini di temukan dan di jadikan standar

         GIF89a adalah kelanjutan dari spesifikasi GIF87a dan penambahan pada transparency, pemberian tulisan dan animasi dari text dan grafik. selagi algoritma kompresi LZW yang digunakan oleh GIF adalah salah satu algoritma  general purpose compression yang terbaik, kompresi LZW tidak di rancang untuk grafik yang mempunyai spesifik yang tinggi. Algoritma LZW tidak dapat digunakan dengan baik pada bilevel (hitam dan putih) atau  true color images.

Algoritma LZW (Lempel-Ziv-Welch) yang digunakan pada GIF, dimana sudah dipatenkan oleh Unisys. LZW merupakan kependekan kata dari Lempel-Ziv- Welch. Abraham Lempel, Jacob Ziv, dan Terry Welch adalah pencipta algoritma kompresi lossless universal ini. Kelebihan algoritma ini yaitu cepat dalam implementasi dan kekurangannya kurang optimal karena hanya melakukan analisis terbatas pada data. Algoritma ini melakukan kompresi dengan menggunakan kamus, di mana fragmen-fragmen teks digantikan dengan indeks yang diperoleh dari sebuah “kamus”. Developer medistribusikan aplikasi yang membuat GIF haus sudah mendapatkan lisensi dari Unisy. Segera setelah CompuServe dan Unisy mendapatkan royalti dari aplikasi tersebut munculah standar yang lebih baru dilahirkan yaitu PNG.

2. PNG

Portable Network Graphic (PNG, dibaca ping) format ini dirancang agar menjadi lebih baik dengan format yang terdahulu yaitu GIF yang sudah dilegalkan. PNG di rancang untuk algoritma lossless untuk menyimpan sebuah bitmap image. PNG mempunyai persamaan fitur dengan GIF salah satunya adalah (multiple images), meningkatkan sesuatu contohnya (interlacing, kompresi) dan penambahan fitur-fitur yang terbaru (gamma storage, full alpha channel, true color support, error detection). Medukung untuk Web browser dimana dapat dilakukan plug-ins pada web browser. PNG menggunakan metode kompresi Deflate, digunakan pada popular file archiving utility (pkzip). Deflate adalah kelanjutan versi dari algoritma kompresi Lempel-Ziv. Deflate, sistem kerjanya sama dengan algoritma LZW dan melakukan scanning dengan cara garis horizontal. Untuk lebih lanjutnya meningkatkan kompresi, PNG prefilter data gambar menggunakan fungsi prediksi sebelum data gambar dikompresi. PNG menggunakan empat buah fungsi prediksi, dua diantaranya digunakan untuk alamat vertical patterns. Jadi PNG melakukan hal yang sama seperti GIF yaitu pada teknik kompresi horizontal patern, tetapi PNG’s filter selalu menemukan vertical patterns, menghasilkan tambahan pada sistem kompresi.

PNG menggunakan skema 7-pass interlacing yang mana menghasilkan gambar yang lebih cepat dibandingkan dengan GIF. Selagi menyusun kembali pesanan dengan cara sederhana dimana baris pada pixels disimpan, PNG menggunakan yang pertama kali menggunakan 6-pass secara gradual dan membangun even number garis pencarian (0, 2, 4, dan lain-lain) dan pass yang terakhir digunakan untuk mengisi bentuk yang bernomer genap tersebut.

Pengguna dapat melihat 1/64 kualitas gambar secara cepat diikuti dengan 1/32, 1/16 dan seterusnya. Gambar yang dihasilkan mempunyai kapasitas 20 hingga 30 persen dari interlance gambar yang diterima sebelum dikompresi, dibandingkan dengan GIF yang mencapai 50 persen untuk interlance. Sehingga dengan teknik interlance dapat dihasilkan kapasitas file gambar sekitar 7 persen dari kapasitas file yang sebenarnya.

PNG mampu mencapai 16 bit (gray scale) atau 48 bit untuk true color per pixel, dan mencapai 16 bits dari alpha data. PNG mendukung dua buah metode dari transparency, satu buah color penutup seperti pada GIF89a’s dan alpa channel. PNG’s dengan Full alpha chanell mampu mencapai 64K level dari transparency untuk masing-masing pixel (216 =65.536). Ini memungkinkan PNG dapat membuat gambar lebih bercahaya dan membuat bayang-bayang background dari pewarnaan yang berbeda.

3. JPEG

Joint Photograpic Experts (JPEG, dibaca jay-peg) di rancang untuk kompresi beberapa full-color atau gray-scale dari suatu gambar yang asli, seperti pemandangan asli di dunia ini. JPEGs bekerja dengan baik pada continous tone images seperi photographs atau semua pekerjaan seni yang menginginkan yang nyata; tetapi tidak terlalu bagus pada ketajaman gambar dan seni pewarnaan seperti penulisan, kartun yang sederhana atau gambar yang mengunakan banyak garis. JPEG sudah mendukung untuk 24-bit color depth atau sama dengan 16,7 juta warna (224 = 16.777.216 warna). Progressive JPEGs (p-JPEGs) adalah tipe dari beberapa persen lebih kecil dibandingkan baseline JPEGs: tetapi keuntungan dari JPEG dan tipetipenya telihat pada langkah-langkahnya sama seperti iinterlaced GIFs.

JPEG adalah algoritma kompresi secara lossy. JPEG bekerja dengan merubah gambar spasial dan merepresentasikan ke dalam pemetaan frekuensi. Discrete Cosine Transform (DCT) dengan memisahkan antara informasi frekuensi yang rendah dan tinggi dari sebuah gambar. Informasi frekuensi yang tinggi akan diseleksi untuk dihilangkan yang terikat pada penganturan kualitas yang digunakan. Kompresi dengan tingkatan yang lebih baik, tingkatan yang lebih baik dari informasi yang dihilangkan. Waktu Kompresi dan dekompresi dilaksanakan dengan simetris. JPEG Group’s (IJG) decoder lebih ditingkatkan kemampuannya dibadingkan dengan encodernya. Manakala, ketika dperlihatkan 8 bits, mengurangi kuantisasi warna yang lambat. Banyak para penjual JPEG menawarkan untuk mempercepat hasil dari JPEG, kuantisasi warna dan kualitas dengan mengimplementasikan IJG.

Peningkatan JPEG
 •Huffman Code mengoptimasi (banyak menawarkan fitur) menghasilkan suatu yang baru ”code table” yang bekerja dangan baik untuk mengkompresi image tunggal dengan mengunakan standar generic table berjalan dengan baik dari sisi manapun
 •Mengoptimalakan kuantisasi table (HVS JPEG)
 •Meningkatkan Sub-sampling (ketajaman gambar akan menembah kapasitas file gambar tersebut)
 •Lossless edits/cropping/rotation
 •Pemilihan teknik kompresi dengan Region of interest

JPEG dirancang untuk mengeksploitasi tingkatan dari mata kita yakni bahwa mata kita tidak akan dapat mebedakan perubahan yang gambar terang dan warna dibandingkan dengan perbedaan suatu jarak apakah jauh atau dekat. Untuk itu JPEg sangat baik digunakan pada fotografi dan monitor 80-bit. JPEG sebenarnya hanyalah algoritma kompresi, bukan merupakan nama format file. File yang biasa disebut JPEG pada jaringan sebenarnya adalah JFIF (JPEG File Interchange Format).


Standarisasi Audio
WAV adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris waveform audio format merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV merupakan varian dari format bitstream RIFF dan mirip dengan format IFF dan AIFF yang digunakan komputer Amiga dan Macintosh. Baik WAV maupun AIFF kompatibel dengan sistem operasi Windows dan Macintosh. Walaupun WAV dapat menampung audio dalam bentuk terkompresi, umumnya format WAV merupakan audio yang tidak terkompres.
AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding merupakan standar format berkas audio terkompresi. AAC umumnya memiliki kualitas suara yang lebih baik dibandingkan dengan format populer MP3 dalam bitrate yang sama khususnya pada bitrate di bawah 100 kbit/s. AAC merupakan format yang umum digunakan ketika melakukan kompresi CD audio pada Apple iPod dan iTunes (eksensi .m4a). Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG). Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz atau dua kali MP3 yang hanya 44 KHz.
Audio Interchange File Format (AIFF) merupakan format standar untuk Mac[1]. AIFF yaitu berkas suara digital yang tidak terkompres seperti berkas yang ada dalam CD audio[2]. Dengan memutarnya di Windows, sebuah lagu di CD tampil sebagai CDA (CD Audio Track).[2] Namun demikian dapat bekerja di Windows setelah QuickTime atau sesudannya diinstal[1]. Selain digunakan di Mac, juga digunakan di Workstation Silicon Graphics. Berkas dari AIFF menggunakan ekstensi .AIF. Audio Interchange File Format dikembangkan oleh Apple Computer[1]. Sebuah variasi dari AIFF adalah berkas AFC yang dapat memadatkan data berkas yang dikandungnya. Berkas tersebut dimulai dengan header yang menggambarkan format internal dari data audio yang berbentuk sampling rate, jumlah saluran, identifikasi data dan sebagainya[1]. Format data audio mengikuti header. Karena sebagian besar yang menggunakan AIFF berbasis pada mikroprosesor Motorola, berkas ini menggunakan byte yang besar.
Musik Digital adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekuensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas.

Standarisasi Video
MPEG-4, diperkenalkan pada akhir 1998, adalah sebuah nama dari sebuah grup koding standar audio dan video dan teknologi yang berhubungan yang disetujui oleh Moving Picture Experts Group (MPEG) ISO/IEC. Kegunaan utama bagi standar MPEG-4 adalah internet (streaming media) dan CD, videophone, dan televisi broadcast.

MPEG-4 menyerap banyak fungsi dari MPEG-1 dan MPEG-2 dan standar berhubungan lainnya, menambahkan fungsi baru seperti dukungan VRML (extended) untuk perenderan 3D, file komposit berorientasi objek (termasuk audio, video, dan VRML), dukungan spesifikasi-luar Manajemen Hak Cipta Digital dan banyak interaktivitas lainnya.

Format MPEG-4 sangat tepat untuk memampatkan format video yang besar,seperti .avi atau .vob karena konsep dasar dari kompresi MPEG-4 adalah mengompres file ketika menyimpan video,lalu ketika video tersebut diputar,codec MPEG-4 akan mengembangkan lagi ukuran file ini,jadi tingkat penurunan kualitas video maupun audio menjadi sangat minimal dengan ukuran kompresi file yang maksimal.

Ogg adalah format pemuat berkas video dan audio standar terbuka bebas yang dipelihara oleh Xiph.Org Foundation. Para pencipta format Ogg mengaku bahwa format ini tidak dibatasi oleh paten perangkat lunak dan dirancang untuk menyediakan streaming dan manipulasi yang efisien terhadap multimedia digital bermutu tinggi.

Nama "Ogg" merujuk kepada format berkas yang dapat memultiplekskan sejumlah codec sumber terbuka yang saling mandiri dan terpisah untuk audio, video, teks (seperti terjemahan film), dan metadata.
NTSC adalah sistem televisi analog yang digunakan di Amerika Serikat dan banyak negara lainnya, termasuk Amerika dan beberapa bagian Asia Timur. Namanya diambil dari National Television System(s) Committee, badan industri pembuat standar yang menciptakannya. NTSC dikembangkan pada tahun 1950, yang mendefinisikan standar video yang dibuat sampai 525 garis scan horizontal setiap 1/30 detik.
SECAM atau SÉCAM (Séquentiel couleur à mémoire, dalam bahasa Perancis yang berarti "Sequential Color with Memory") adalah sistem televisi analog yang digunakan di Perancis dan beberapa negara lainnya, termasuk Rusia dan beberapa negara Eropa timur. Sistem yang dikembangkan oleh sebuah tim dengan ketuanya, Henri de France, ini merupakan standar video analog yang pertama di Eropa.
MPEG (Motion Picture Expert Group) adalah nama organisasi internasional ISO/IEC yang mengembangkan standar pengkodean citra bergerak. Pertemuan pertama terjadi pada bulan Mei 1998 di Ottawa, Kanada. Namun kini MPEG sebagai berkas dengan nama singkatan yang berbeda yaitu Moving Picture Expert Group.

Beberapa standar yang dikembangkan adalah MPEG-2 dan MPEG-3. Encoding MPEG-2 digunakan pada video CD, sementara MPEG-3 menjadi populer dengan tampilnya lapisan audio (audio layer) MPEG-3, yang dikenal dengan MP3.

MPEG berkembang menjadi beberapa kategori:
 MPEG-1, standar pengompresan suara dan gambar pada Video CD termasuk juga sebagai lapisan audio 3(audio layer 3) MP3 format kompresi untuk suara (audio).
 MPEG-2, standar untuk penyiaran suara dan gambar over-the-air televisi digital ATSC, DVB dan ISDB, satelit televisi digital Dish Network, sinyal digital cable television dan juga DVD
 MPEG-3, standar untuk High-definition television HDTV
 MPEG-4, pengembangan dari MPEG-1 untuk mendukung objek suara/gambar televisi tiga dimensi (3D)
 MPEG-7, standar suatu sistem formal untuk menggambarkan isi dari suatu multimedia.
 MPEG-21, standar MPEG untuk generasi masa depan (rangka multimedia)
High-Definition Multimedia Interface (HDMI) adalah salahsatu antarmuka (interface) peralatan audio/video digital tanpa kompresi yang didukung oleh industri. HDMI menyediakan antarmuka antara beberapa sumber audio/video digital yang cocok, saperti set-top box, pemutar DVD atau penerima AV serta audio digital dan/atau monitor video yang cocok, saperti televisi digital (DTV).

HDMI mendukung video standar, yang lebih tinggi, ataupun definisi tinggi, ditambah dengan audio digital multi kanal pada kabel tunggal. Hal ini tak tergantung pada standar DTV seperti ATSC, dan DVB(-T,-S,-C), karena semuanya merupakan enkapsulasi stream data MPEG, yang dilewatkan pada dekoder, dan keluar sebagai data video tak terkompresi, yang bisa jadi berdefinisi tinggi. Data video ini kemudian dikodekan menjadi TMDS untuk transmisi digital melalui HDMI. HDMI juga mendukung 8 kanal audio digital tak termampatkan. Dimulai dengan versi 1.2, saat ini HDMI mendukung hingga 8 kanal audio satu bit. Audio satu bit digunakan pada CD Super Audio.

Konektor HDMI Tipe A standar mempunyai 19 pin, sedangkan versi resolusi yang lebih tinggi yang disebut Tipe B telah didefinisikan, walaupun belum digunakan secara umum. Tipe B mempunyai 29 pin, yang mampu membawa kanal video expanded untuk digunakan dengan tampilan beresolusi tinggi. Tipe B dirancang untuk mendukung resolusi yang lebih tinggi dari 1080p.

HDMI Tipe A cocok juga dengan Digital Visual Interface (DVI-D) hubungan tunggal yang digunakan pada monitor komputer modern dan kartu grafik. Hal ini berarti bahwa sumber DVI dapat menggerakkan monitor HDMI, atau sebaliknya, dengan adapter atau kabel yang sesuai, akan tetapi fitur audio dan pengendalian jarak jauh HDMI-nya akan tidak tersedia. Sebagai tambahan, tanpa dukungan untuk High-Bandwidth Digital Content Protection (HDCP) pada kedua ujungnya, mutu dan resolusi video dapat diturunkan dengan sumber sinyalnya untuk mencegah pengguna dari melihat atau lebih khusus lagi merekam isi yang dilindungi. (Hampir semua hubungan HDMI mendukung HDCP, sedangkan beberapa hubungan DVI tidak.) HDMI Tipe B cocok dengan DVI hubungan ganda yang terdahulu.

Pendiri HDMI adalah pembuat elektronika konsumen yaitu Hitachi, Matsushita Electric Industrial (Panasonic/National/Quasar), Philips, Sony, Thomson (RCA), Toshiba, dan Silicon Image. Digital Content Protection, LLC (cabang Intel) menyediakan HDCP untuk HDMI. HDMI telah pula didukung oleh produser film besar Fox, Universal, Warner Bros., dan Disney, serta operator sistem DirecTV dan EchoStar (Dish Network) seperti halnya juga CableLabs dan Samsung.

Selasa, 06 Maret 2012

Analisa Software Pengolah Multimedia



Perkembangan software multimedia belakangan ini berkembang sangat cepat sekali, terlepas dari hal tersebut, maka disini muncul permasalahan terkait lisensi software tersebut, saya disini akan menyampaikan software-software yang berbayar dan software-software yang Opensource atau software gratisan, langsung saja saya akan menyampaikan beberapa software yang berlisensi atau berbayar, sebagai berikut:
  1. Adobe FrameMaker
  2. Adobe In Design
  3. Adobe PageMaker
  4. Corel Ventura
  5. Microsoft Publisher
  6. Quark Xpress
  7. Adobe Illustrator
  8. Beneba Canvas
  9. CorelDraw
  10. Macromedia Freehand
  11. Metacreations Expression
  12. Micrografx Designer
  13. Adobe Photoshop
  14. Corel Photo Paint
  15. Macromedia Xres
  16. Metacreations Painter
  17. Metacreations Live Picture
  18. Micrografx Picture Publisher
  19. Microsoft Photo Editor
  20. QFX
  21. Wright Image
  22. Pixelmator
  23. Manga studio
  24. Gimp
  25. Adobe After Effect
  26. Power Director
  27. Show Biz DVD
  28. Ulead Video Studio
  29. Element Premier
  30. Easy Media Creator
  31. Pinnacle Studio Plus
  32. WinDVD Creater
  33. Nero Ultra Edition
  34. Camtasia
  35. Macromedia
  36. Macromedia Authorware
  37. Macromedia Director
  38. Macromedia Flash
  39. Multimedia Builder
  40. Ezedia
  41. Hyper Studio
  42. Ovation Studio Pro
  43. Xara 3D
  44. 3Ds Max
  45. Houdini
  46. Lightware
  47. Blender
  48. Pixar
  49. Maya
  50. Poser
  51. AutoCad

Sebenarnya mungkin masih banyak software-software yang lainya, Oya perlu diketahu juga vendor-vendor software diatas itu ada yang dimiliki oleh Microsoft Corporation, Macromedia Corporation, Corel Corporation, Adobe Systems Incorporated, Autodesk Inc., Adobe Systems Incorporated dan lain-lainya…

Baiklah sekarang saya akan menyampaikan beberapa software yang gratisn diantaranya adalah sebagai berikut:


1.      Audacity

2.      Blender

3.      Inkscape Vector Graphics Editor

4.      Scribus

5.      OpenOffice.orgv

6.      Audacity

7.      Apple Quick Time

8.      Media Jukebox

9.      VLC Media Player

10.  Songbird

11.  GIMP

Demikian, semoga bermanfa’at… J



Selasa, 28 Februari 2012

Sejarah dan Perkembangan TeleVisi

Sejarah dan Perkembangan TeleVisi

Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi" merupakan gabungan dari kata tele (τῆλε, "jauh") dari bahasa Yunani dan visio ("penglihatan") dari bahasa Latin, sehingga televisi dapat diartikan sebagai “alat komunikasi jarak jauh yang menggunakan media visual/penglihatan.”

Penggunaan kata "Televisi" sendiri juga dapat merujuk kepada "kotak televisi", "acara televisi", ataupun "transmisi televisi". Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal sering disebut dengan TV (dibaca: tivi, teve ataupun tipi.)

Awal dari televisi tidak bisa dipisahkan dengan hukum Gelombang Elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.

1876 – George Carey menciptakan Selenium Camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik.

1884 – Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut Teleskop Elektrik dengan resolusi 18 garis.

1888 – Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. tapi ini belum diterapkan pada saat itu.

1897 – Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan oleh ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Cikal bakal televisi layar tabung.

1900 – Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.

1907 – Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.

1927 – Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun.

1923 – Vladimir Kozma Zworykin, mendaftarkan paten atas namanya untuk penemuannya, kinescope, televisi tabung pertama di dunia. Dia juga menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT. Sebuah kamera tabung melengkapi teknologi televisi tabung penemuannya. Penemuan itu dinamakannya iconoscope, berasal dari bahasa Yunani, icon yang berarti citra dan scope yang berarti mengamati. Ia meninggal karena usia tua pada 29 Juli 1982. Dialah yang kemudian sebagai Sang Penemu Televisi. (1889-1982).

1939 – tepatnya tanggal 11 Mei, untuk pertama kalinya, sebuah pemancar televisi dioperasikan di kota Berlin, Jerman.

1940 – Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.

1956 – Robert Adler kelahiran Amerika Serikat bersama rekannya Eugene Polley, menemukan remote control televisi.

1958 – Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan layar televisi dikemukakan oleh Dr. Glenn Brown.

1964 – Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow.

1967 – James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.

1968 – Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.

1975 – Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.

1979 – Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED).

1981 – Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.

1987 – Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.

1995 – Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang.

2000-an, masing-masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.

2008 dan seterusnya, menyusul perkembangan televisi digital di negara-negara Amerika dan Eropa, Indonesia juga akan menerapkan sistem penyiaran Televisi digital (Digital Television/DTV) adalah jenis TV yang menggunakan Modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyebarluaskan video, audio, dan signal data ke pesawat televisi.

Perbedaan TV analog dengan digital

Transisi dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital.

Namun, jika ingin tetap menggunakan pesawat penerima televisi analog, penyiaran digital dapat ditangkap dengan alat tambahan yang disebut rangkaian konverter (Set Top Box). Sinyal siaran digital diubah oleh rangkaian konverter menjadi sinyal analog, dengan demikian pengguna pesawat penerima televisi analog tetap bisa menikmati siaran televisi digital. Dengan cara ini secara perlahan-lahan akan beralih ke teknologi siaran TV digital tanpa terputus layanan siaran yang digunakan selama ini.

Proses transisi yang berjalan secara perlahan dapat meminimalkan risiko kerugian terutama yang dihadapi oleh operator televisi dan masyarakat. Resiko tersebut antara lain berupa informasi mengenai program siaran dan perangkat tambahan yang harus dipasang tersebut. Sebelum masyarakat mampu mengganti televisi analognya menjadi televisi digital, masyarakat menerima siaran analog dari pemancar televisi yang menyiarkan siaran televisi digital.

Bagi operator televisi, risiko kerugian berasal dari biaya membangun infrastruktur televisi digital terestrial yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun infrastruktur televisi analog. Operator televisi dapat memanfaatkan infrastruktur penyiaran yang telah dibangunnya selama ini seperti studio, bangunan, sumber daya manusia dan lain sebagainya.

Apabila operator televisi dapat menerapkan pola kerja dengan calon penyelenggara TV digital. Penerapan pola kerja dengan calon penyelenggara digital pada akhirnya menyebabkan operator televisi tidak dihadapkan pada risiko yang berlebihan. Di kemudian hari, penyelenggara penyiaran televisi digital dapat dibedakan ke dalam dua posisi yaitu menjadi penyedia jaringan, serta penyedia isi.

Perpindahan dari sinyal analog ke sinyal digital sudah dilakukan di sejumlah negara maju beberapa tahun yang lalu. Di Jerman, proyek penggunaan sinyal digital dimulai sejak tahun 2003 di Berlin dan tahun 2005 di Muenchen. Sementara Perancis dan Inggris telah menghentikan secara total siaran televisi analog mereka.

Di Amerika Serikat, melalui Undang-Undang Pengurangan Defisit tahun 2005 yang telah disetujui oleh Kongres, setiap stasiun televisi lokal yang berdaya penuh diminta untuk mematikan saluran analog mereka pada tanggal 17 Februari 2009 dan meneruskan siaran dalam bentuk digital secara eksklusif. Sementara Jepang akan memulai siaran televisi digital secara massal pada tahun 2011.

Perbedaan TV Digital dan TV Analog hanyalah perbedaan pada sistim tranmisi pancarannya.

TV analog : dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekwensi Carrier

TV digital : data gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan

Jika TV analog signalnya lemah (semisal problem pada antena) maka gambar yang diterima akan banyak ‘semut’

Pada TV digital yang terjadi adalah bukan ‘semut’ melainkan gambar yang lengket seperti kalau kita menonton VCD yang rusak.

kalau pada TV analog satu pemancar dengan pemancar lainnya harus dengan frekwensi berbeda.

jika dengan mode Digital, satu frekwensi bisa memancarkan banyak siaran TV.

saya rasa masih ada lagi perbedaan-perbedaan antara TV digital dengan analog.

Keunggulan tv digital :

-High Definition. 5~6 kali lebih halus dibanding televisi analog
-Finest sound. Kemampuan mereproduksi suara seperti sumber aslinya
-Multifunction. Memberi kemampuan untuk merekam dan mengedit siaran
-Multichannel (satu saluran dapat diisi lebih dari 5 program yang berbeda)